Jumat, 29 Juni 2012

Kerajaan Islam di Maluku


Islam menncapai kepulauan rempah-rempah yang sekarang dikenal dengan Maluku ini pada pertengahan terakhir abad ke-15. Sekitar tahun 1460 Raja Ternate memeluk agama Islam. Nama raja itu adalah Vongi Tidore. Ia mengambil seorang isteri keturunan ningrat dari Jawa. Namun HJ. De Graaf berpendapat, raja pertama yang benar-benar muslim adalah Zainal Abidin (1486-1500 M.). di masa itu gelombang perdagangan muslim terus meningkat, sehingga raja menyerah kepada tekanan para pedagang muslim itu dan memutuskan belajar tentang islam padamadrasah Giri. Di Giri ia dikenal dengan raja Bulawa atau Raja cengkeh, mungkin karena ia membawa cengkeh ke sana sebagai hadiah.
Berkenaan dengan Ambon, sejarahwan Ambon satu-satunya, Rijali, menceritakan,
Perdana Jamilu dari Hitu ( salah satu semenanjung Ambon ) menemani penguasa Ternate, Zainal Abidin, dalam perjalanannya ke Giri. Menurutnya penyebaran Islam di Hitu lebih dikarenakan datangnya seorang qadi, Ibrahim yang menjadi qadi di Ambon, dan memberikan pengajaran kepada seluruh guru agama Islam di pulau ini. Ambon bahkan mendirikan sebuah masjid bergonjong tujuh yang mengingatkan orang pada Giri, bangunan yang didirikan dalam bentuk yang sama. Riwayat setempat menguatkan pendapat ini, yang menyebutkan sumber Islam di Ambon adalah Jawa, pendiri sebuah kampung di Kailolo adalah Usman yang memperoleh Islam dari seorang guru agama dari Jawayang mengadakan perjalanan dari Mekah ke Gresik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Bagaimana Menurut Anda?